Selamat Bergabung di CPS - Radio, Tuhan Yesus Memberkati. Mari bergabung dalam renungan harian CPS-Radio yang ditayangkan setiap hari Jam : 05.30, Siaran tunda 12.00 & 22.00. Motivasi-motivasi, inspirasi, kesaksian, mujizat, lagu-lagu penuh urapan, ditayangkan secara random, setiap saat selama 24 jam dalam sehari.

Sunday, June 11, 2017

G I G O

Apa yang keluar dari perkataan setiap orang sebenarnya tidak terjadi begitu saja. Bahkan mungkin sering didengar pembelaan dengan mengatakan bahwa “ah… mulutnya aja yang pedas atau tajam tetapi hatinya baik”. Istilah seperti ini sebenarnya hanya pembelaan saja dari orang tersebut.


Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati. [Matius 12:34]
Jelas manusia tidak akan dapat berpura-pura dengan menjadi #munafik dalam berkata-kata, karena manusia yang hatinya baik, otomatis akan menjaga perkataannya dan sikap hidupnya kepada sesamanya.
Mungkin kita pernah mendengar beberapa orang yang perkataannya selalu menyakiti hati, tajam, pedas (mungkin cabai saja kalah pedasnya), tetapi orang tersebut tidak menyadari kalau kata-katanya selalu menyakiti hati orang yang mendengarnya, ia merasa bahwa apa yang ia katakan itu benar dan sah-sah saja, bahkan merasa hidupnya lebih benar dan bijaksana dari orang lain. Sehingga tidak pernah memfilter atau memikirkan terlebih dahulu apa yang akan ia perkatakan. Begitu banyak orang yang menyadari kalau ngomong itu lebih cepat ketimbang memikirkannya terlebih dahulu, sehingga dalam hidup ini banyak sekali #menyakiti hati sesama.
Perkataan yang keluar dari mulut tidak terjadi begitu saja sebenarnya,  melalui beberapa proses. Semua diawali dari apa yang masuk ke dalam pikiran kita, apa yang didengar, dilihat dan dibaca sangat mempengaruhi pikiran setiap manusia.
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya." [Matius 6:45]
Jadi apa yang keluar dari perkataan setiap manusia itu berasal dari isi hatinya. “Garbage in garbage out” istilah ini tidak asing bagi orang-orang yang mengerti tentang system komputer. System komputer selalu mengeluarkan hasil berdasarkan data atau perintah yang masuk ke dalam systemnya. Jika yang masuk sampah maka yang keluar pun sampah, apabila yang masuk kebaikan maka yang keluar pun pasti kebaikan.
Apa yang masuk ke dalam pikiran manusia itu pun menentukan apa yang keluar dari sikap hidupnya. Jika yang masuk ke dalam pikiran merupakan hal-hal yang #negatif setiap saat maka yang keluar pun akan negatif, jika yang didengar, dilihat, dibaca selalu hal hal negatif, maka ketika melihat sesamanya hal hal negatif akan menjadi landasan dalam berpikirnya walaupun kenyataannya tidak seperti itu. Tetapi ketika kita  menyaring atau memfilter setiap yang masuk ke dalam pikiran seperti mendengar kebenaran firman Tuhan saja yang boleh masuk ke dalam pikiran, maka kebenaran tersebut yang akan menjadi landasan di dalam berpikir walaupun kenyataan hidup yang dilihatnya negatif maka tetap memandangnya dalam hal yang positif.
Berarti apa yang keluar dari perkataan dan sikap hidup kita tidak begitu saja terjadi, tetapi semua tergantung dari #usaha kita menerima atau memasukkan hal negatif atau positif (kebenaran) dalam pikiran ini. Agar sikap hidup kita dapat #berkenan di hadapan Tuhan maka kita memiliki tanggung jawab untuk menyelaraskan hidup kita dengan #perasaan dan #keinginan Tuhan. Berarti apa yang masuk ke dalam pikiran kita hendaknya kebenaran yang berasal dari pikiran dan perasaan Tuhan.
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." [Matius 4:4]
Ingat baik perkataan dan sikap hidup kita, akan selalu diperhitungkan ketika berdiri dalam tahta pengadilan Tuhan, saat itu pasti akan segera terjadi, dan waktu kita memperbaiki segala sikap dan karakter kita hanya singkat, jadi jangan sia siakan kesempatan yang Tuhan anugerahkan dalam hidup ini.

Salam Transformasi

Ps BuyungKosaPutera, S.Kom.,M.Th